Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta Gelar Workshop AI Praktis untuk Tingkatkan Produktivitas Pustakawan

post image 2

Jakarta, 30 September 2026 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Workshop “AI Praktis untuk Menunjang Produktivitas Pustakawan: Prompt Engineering dan Pemanfaatan Google NotebookLM” pada 29–30 September 2026 di Perpustakaan Nyi Ageng Serang, Jakarta. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan literasi digital pustakawan dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung pekerjaan dan layanan perpustakaan. Melalui workshop ini, peserta diperkenalkan pada pendekatan praktis dalam menggunakan AI, khususnya dalam menyusun prompt yang efektif (prompt engineering) serta memanfaatkan Google NotebookLM untuk mengolah, memahami, dan mengembangkan informasi berbasis sumber yang tersedia. 

Kegiatan tersebut diselenggarakan di bawah arahan Dr. Nasruddin Djoko Surjono, S.IP., S.T., M.E., MBA., selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta. 

Workshop menghadirkan pemateri dari lingkungan Universitas Indonesia dan Armanesia, yaitu Nafi Al Kautsar Putrawan, A.Md.M.I.D., S.Tr.A.B. dan Zaidan Abudrrahman Qois, S.Hum., M.HlthInfo. Materi dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus pengalaman praktik kepada peserta dalam mengintegrasikan AI ke dalam aktivitas kepustakawanan. Selain membahas konsep dasar dan teknik prompt engineering, peserta juga mendapatkan pengenalan dan praktik pemanfaatan Google NotebookLM untuk mendukung pengelolaan pengetahuan, analisis dokumen, penyusunan materi, serta diseminasi informasi. Pendekatan praktik dalam kegiatan ini diharapkan dapat membantu pustakawan mengeksplorasi berbagai kemungkinan pemanfaatan AI secara produktif, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. 

Peserta workshop berasal dari berbagai latar belakang institusi, antara lain perpustakaan kementerian dan lembaga, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), serta perpustakaan perguruan tinggi. Keberagaman peserta tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik pemanfaatan teknologi AI dalam berbagai konteks layanan perpustakaan. Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta mendorong pustakawan untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu mengembangkan cara kerja baru yang lebih efektif dalam mengelola informasi, pengetahuan, dan layanan kepada masyarakat. Pemanfaatan AI di lingkungan perpustakaan diharapkan dapat menjadi salah satu pendukung transformasi layanan, sekaligus memperkuat peran pustakawan sebagai pengelola informasi dan pengetahuan di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Scroll to Top